Bupati Klungkung Launching Bank Sampah "Lestari" Desa Getakan

  • 12 Juli 2015
  • Dibaca: 592 Pengunjung
Bupati Klungkung Launching Bank Sampah "Lestari" Desa Getakan

Dalam lomba Bali Clean and Green Provinsi Bali, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melouncing Bank Sampah “Lestari” Desa Getakan kecamatan Dawan di Balai Desa Getakan Jumat (11/7). Bank Sampah Lestari merupakan program kegiatan dari lomba Bali Clean and Green Provinsi Bali yang dilaksanakan oleh PKK Desa Getakan Kecamatan Dawan, yang merupakan perwakilan dari Kabupaten Klungkung.

Selain melibatkan PKK Desa Getakan, program Bank Sampah ini melibatkan Teruna Teruni serta warga Desa Getakan. Selain membuka Bank sampah di Desa Getakan ini, Bupati Suwirta juga mendaftar sebagai nasabah pertama pada Bank Sampah Desa Getakan Getakan. Setelah mendaftar sebagai nasabah Bank Sampah, Bupati Suwirta juga menyaksikan pembuatan dan penjelasan salah satu warga dalam pembuatan pupuk kompos. Kemudian Bupati Suwirta melanjutkan dengan penanaman pohon di lingkungan desa Getakan. Dalam kegiatan Lounching Bank Sampah Lestari Desa Getakan, Bupati Suwirta didampingi Ny. Ayu Pastika serta dihadiri oleh Camat Banjarangkan Komang Wisnuadi, Unsur Muspida, Unsur Muspika, Perbekel Desa Getakan I Dewa Ketut Widiana.

Sebagai tanda Desa Getakan dijadikan perwakilan sebagai Desa Bank Sampah, Bupati Suwirta menerima timbangan untuk Sampah yang diserahkan oleh Sekretaris Bali Wastu Lestari, Desak Ketut Purnama Sari yang juga selaku Ketua Tim Pendamping Lomba Bali Clean and Green tersebut. Dari penjelasan Ketua Tim Pendamping mengatakan ada dua Desa yang dijadikan Desa Bank Sampah selain Desa Getakan dan Desa Besang di Dawan. Pemilihan kedua desa tersebut merupakan hasil seleksi oleh Tim Pendamping dari Program Bali Clean and Green ini.

Menurut Desa Ketut Purnama Sari sebagai Ketua Tim Pendamping bahwa criteria dari lomba Bali Clean and Green ini yaitu harus ada perubahan lingkungan dari kotor menjadi bersih, kemudian Desa tersebut harus memiliki Bank Sampah untuk itu kami disini sebagai pendamping dari Desa. Selain dua hal tersebut, Desa yang lomba harus mampu menciptakan kreasi daur ulang dari sampah, sekecil apapun bentuk kreasi tersebut baik berupa dompet maupun tas nanti akan diperagakan dan dipresentasikan dipanggung lomba yang diselenggarakan oleh Tim Provinsi.

“Harapan saya dari adanya Bank Sampah ini agar lingkungan kita bebas dari sampah plastic, karena plastic merupakan sampah yang tidak hancur dalam hitungan tahun, serta mengubah mindset masyarakat agar tidak membuang sampah plastic sembarangan” terang Desak Ketut Purnama Sari.

Dalam wawancaranya, Bupati Suwirta menyampaikan kegiatan ini merupakan suatu kebutuhan yang harus dilakukan oleh masyarakat dalam menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungannya sendiri. Terkait dengan program Bank Sampah ini merupakan sinergitas antara program Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Provinsi, dengan adanya Bank Sampah ini diharapkan di Desa Getakan dan Desa yang lain tidak ada sampah yang tidak berguna, semua sampah tersebut harus memiliki nilai ekonomis.

“Kepada seluruh masyarakat selain untuk menjaga kebersihan, mendaur ulang sampah tersebut dan menjadikan sampah tersebut bernilai ekonomis, saya berharap kegiatan yang kita mulai sekarang agar dapat dilanjutkan kedepannya dan Desa Getakan dapat menjadi Desa Percontohan dari program Bank Sampah ini” Himbau Bupati Suwirta

  • 12 Juli 2015
  • Dibaca: 592 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita